Jakarta – Kebakaran tragis terjadi di sebuah warung makan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (28/10/2025) dini hari. Insiden tersebut menewaskan seorang pria lanjut usia dan melukai istrinya.
Menurut laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Utara, api melahap bangunan di Jalan Perumahan Taman Grisenda, Kapuk Muara, sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas yang menerima laporan segera mengerahkan 10 unit mobil pemadam untuk mengendalikan kobaran api.
Kronologi Kejadian
Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat asap tebal dari warung makan tersebut. Beberapa warga langsung berteriak meminta bantuan dan menghubungi petugas damkar. Dalam waktu kurang dari 10 menit, petugas tiba di lokasi untuk memadamkan api yang sudah membesar.
“Dari dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas memasak. Korban pria diketahui mengalami stroke, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Subkoordinator Seksi Operasional Damkar Jakut, Syarifudin, saat dikonfirmasi.
Sementara sang istri, yang berusaha membantu memadamkan api, mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki. Ia berhasil dievakuasi oleh warga sebelum petugas tiba di lokasi dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Proses Pemadaman
Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengendalikan api sepenuhnya. Kondisi bangunan semi permanen yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat kobaran cepat menyebar ke seluruh ruangan.
“Kondisi api cukup besar karena material bangunan mudah terbakar. Beruntung tidak merembet ke bangunan lain,” tambah Syarifudin.
Kerugian dan Dampak
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Total kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Pihak kepolisian setempat kini telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.
Imbauan dari Petugas Damkar
Kebakaran akibat kelalaian aktivitas memasak masih menjadi kasus yang sering terjadi di kawasan padat penduduk. Petugas damkar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi korsleting listrik dan gas bocor, terutama pada malam hari.
“Pastikan kompor dan sambungan gas dalam kondisi aman sebelum tidur. Banyak kejadian seperti ini bisa dihindari jika warga lebih berhati-hati,” ujar Syarifudin.
Catatan Keselamatan
Kebakaran rumah tangga dan tempat usaha kecil masih mendominasi laporan insiden di Jakarta sepanjang 2025. Berdasarkan data Damkar, tercatat lebih dari 1.200 kasus kebakaran sepanjang Januari hingga Oktober, dengan mayoritas disebabkan oleh kelalaian penggunaan alat listrik dan tabung gas.