Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Metro Jaya menyelenggarakan kegiatan bakti kesehatan bagi masyarakat di RW 05 Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10/2025). Acara ini berlangsung hangat dan disambut antusias oleh warga setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial yang digelar Brimob di berbagai wilayah DKI Jakarta, sebagai wujud kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Selain layanan kesehatan gratis, warga juga mendapatkan edukasi penting seputar pola hidup sehat dan pencegahan penyakit.
Kegiatan Sosial untuk Meningkatkan Kedekatan Polisi dan Warga
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Brimob terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam situasi penegakan hukum atau keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan publik.
“Kami ingin terus hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas pengamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial yang berdampak positif. Bakti kesehatan ini salah satu bentuk pengabdian kami,” ujarnya.
Bakti kesehatan tersebut melibatkan berbagai tenaga medis, termasuk dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan serta relawan kesehatan Brimob. Warga yang hadir bisa mendapatkan layanan pemeriksaan umum, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, serta konsultasi gizi secara gratis.
Antusiasme Warga Senen
Warga RW 05 Senen terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 pagi itu. Banyak di antara mereka yang datang bersama keluarga untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Anak-anak hingga lansia tampak memadati area pelayanan yang disiapkan di aula kelurahan.
Salah satu warga, Siti Rahmah (42), mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Brimob atas kegiatan tersebut. “Biasanya kalau mau periksa kesehatan harus ke puskesmas dan nunggu lama. Tapi di sini cepat, ramah, dan gratis. Saya senang sekali,” katanya sambil menggendong anaknya yang baru saja diperiksa.
Selain pelayanan medis, Brimob juga menyediakan paket sembako bagi warga kurang mampu sebagai bentuk dukungan sosial. Pembagian sembako ini dilakukan secara simbolis oleh anggota Brimob kepada warga yang telah terdaftar sebelumnya.
Sinergi Brimob dan Tenaga Medis
Kegiatan bakti kesehatan di Senen ini tidak hanya melibatkan anggota Brimob, tetapi juga menggandeng sejumlah pihak, seperti Dinas Kesehatan DKI Jakarta, PMI, dan mahasiswa Fakultas Kedokteran dari beberapa universitas di Jakarta. Mereka bahu-membahu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh semangat.
Menurut dr. Nirmala Yuliani, salah satu dokter relawan, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan dini terhadap penyakit. “Banyak warga yang belum tahu kalau mereka punya tekanan darah tinggi atau kadar gula yang berlebih. Dengan pemeriksaan seperti ini, kami bisa membantu mereka untuk melakukan tindakan pencegahan lebih awal,” ujarnya.
Pentingnya Kolaborasi Kesehatan dan Keamanan
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Henik juga menekankan pentingnya sinergi antara sektor kesehatan dan keamanan. Menurutnya, masyarakat yang sehat akan lebih kuat dan berdaya dalam menjaga stabilitas sosial di lingkungannya.
“Kesehatan dan keamanan adalah dua hal yang saling terkait. Masyarakat yang sehat akan mampu berperan aktif dalam menjaga lingkungan yang aman dan tertib,” ujarnya.
Wujud Kepedulian Brimob terhadap Kemanusiaan
Kegiatan bakti sosial seperti ini menjadi agenda rutin Korps Brimob, terutama menjelang peringatan hari jadi mereka setiap tahun. Selain di Jakarta, kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa wilayah lain seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang. Fokusnya tetap sama: membantu masyarakat dan mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Brimob juga menyalurkan bantuan alat kesehatan sederhana ke beberapa posyandu di kawasan Jakarta Pusat. Bantuan itu berupa timbangan digital bayi, tensimeter, alat pengukur gula darah, dan vitamin untuk anak-anak.
Menurut data panitia, lebih dari 300 warga memanfaatkan layanan gratis ini hanya dalam satu hari pelaksanaan. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan dasar seperti kesehatan.
Suasana Akrab dan Humanis
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga diwarnai dengan suasana akrab antara petugas Brimob dan warga. Anggota Brimob terlihat berbaur, membantu antrean, bahkan menghibur anak-anak dengan pembagian balon dan makanan ringan.
Suasana humanis seperti ini mencerminkan perubahan paradigma polisi masa kini, yang lebih mengedepankan pendekatan sosial dibandingkan pendekatan kekuasaan. Hubungan yang dekat antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Pesan Humanis Brimob untuk Masyarakat
Kombes Henik Maryanto juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjaga pola hidup sehat dan memperkuat solidaritas sosial. “Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi warga untuk saling membantu dan menjaga lingkungan. Sehat bukan hanya tanggung jawab pribadi, tapi juga tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Dalam sesi penutupan, warga dan anggota Brimob melakukan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Mereka juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam kegiatan sosial di masa mendatang.
Dampak Sosial yang Nyata
Kegiatan bakti kesehatan di Senen menunjukkan bahwa kehadiran aparat kepolisian tidak selalu identik dengan tindakan penegakan hukum. Melalui kegiatan seperti ini, Brimob menunjukkan sisi lain dari institusi Polri yang penuh empati dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Program sosial semacam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat perkotaan. Apalagi di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan sosial.