
Nenek Terperosok ke Septic Tank Saat Cari Cacing
Gunungkidul — Seorang nenek berusia 65 tahun bernama Kartilah mengalami kecelakaan tragis saat sedang mencari cacing di halaman rumahnya di Desa Ngawis, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul. Ia jatuh ke dalam septic tank yang sudah rapuh dan tertimpa tutup beton yang ambrol bersamaan.
Berawal dari Tutup Beton yang Lapuk
Peristiwa ini terjadi pada siang hari ketika korban tengah beraktivitas di sekitar halaman rumah. Saat berjalan melewati area septic tank yang sudah tua, Kartilah tidak menyadari bahwa tutupnya dalam kondisi rapuh. Begitu diinjak, beton penutup ambrol dan ia langsung tercebur ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar tiga meter.
Nahas, saat jatuh, bagian penutup beton turut menimpa tubuhnya dan menyebabkan ia terjebak di dalam tangki bersama lumpur dan air kotor. Peristiwa itu langsung membuat warga sekitar panik dan segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Proses Evakuasi Dramatis
Tim penyelamat dari UPT Damkarmat Gunungkidul segera datang ke lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena posisi korban terjepit oleh potongan beton di ruang yang sempit. Petugas harus berhati-hati agar tidak menambah cedera pada tubuh korban.
Setelah beberapa waktu, Kartilah akhirnya berhasil diangkat dalam kondisi sadar. Ia mengalami luka lecet dan memar, namun tidak ditemukan cedera berat. Korban langsung dibawa ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini kondisinya dilaporkan stabil.
Imbauan untuk Warga
Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi infrastruktur rumah, khususnya septic tank yang sudah berusia tua. Beton penutup yang lapuk bisa menjadi bahaya tersembunyi, terlebih jika sering dilintasi atau tidak terlihat rusak dari luar.
Peristiwa ini juga menjadi peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam beraktivitas di area pekarangan rumah, terutama saat melakukan kegiatan yang berisiko, seperti menggali tanah atau mencari cacing, yang kerap dilakukan warga pedesaan untuk kebutuhan umpan ikan atau pupuk.
Meski insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan yang dialami Kartilah menyadarkan pentingnya perawatan fasilitas rumah tangga yang sering terlupakan. Ke depan, warga diharapkan lebih proaktif memeriksa dan memperbaiki struktur bangunan yang sudah tidak layak guna, untuk menghindari kejadian serupa.