Serangan Israel sempat menghantam salah satu stasiun tv pemerintahan Iran, IRINN, saat siaran live dan merenggut nyawa tiga orang yang berada di lokasi. Sampai saat ini, perang antara kedua negara Eropa Timur tersebut sudah berlangsung ke hari kelima. Serangan rudal yang berbalas masih terus terjadi pada tengah malam.
Israel yang terkena serangan balasan Iran juga tidak mau berhenti dan terus menyerang balik, begitu juga sebaliknya. Sebuah rekaman video menunjukkan seorang penyiar berita sedang membacakan berita dan tiba-tiba terjadi ledakan dan asap tersebut memenuhi layar. Penyiar tersebut langsung lari dan terdengar suara berseru “Allahu akbar”.
Kemudian, Korps Garda Revolusi Islam Iran baru saja mengeluarkan pernyataan bahwa serangan rudal dan pesawat nirawak terbarunya secara khusus menargetkan pangkalan udara Israel yang digunakan untuk melancarkan serangan di wilayah Iran. Sedangkan, militer Israel mengatakan telah mendeteksi rudal yang datang dari Iran, serangan terbaru dari beberapa serangan selama 24 jam terakhir.
Israel mengatakan sebagian besar rudal berhasil dicegat, tetapi seperti yang telah kita lihat dalam 3 atau 4 hari terakhir, beberapa rudal berhasil tembus dan menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Serangan terhadap Iran adalah cara pasti untuk menghancurkan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir, dan mengatakan hal ini mengirimkan pesan yang jelas kepada banyak negara bahwa keamanan utama mereka adalah mengembangkan senjata nuklir.