
Jakarta Timur – Aksi begal kembali meresahkan warga. Kali ini, seorang pria berinisial SK (41) menjadi korban begal sadis di kawasan JIEP Pulogadung, Jalan Pulokambing Raya, Jatinegara, Cakung, pada Kamis (25/9) sekitar pukul 05.30 WIB.
Dalam rekaman video warga yang viral di media sosial, terlihat empat pelaku berboncengan dua motor langsung memepet korban. Tanpa banyak basa-basi, salah satu pelaku mengayunkan celurit besar ke arah SK yang saat itu hendak berangkat ke pasar.
Meski sempat melawan, korban akhirnya mengalami luka bacok di bagian punggung dan kehilangan sepeda motornya.
Polisi Tangkap Residivis Begal
Polsek Cakung bergerak cepat setelah laporan korban masuk. Hasil penyelidikan mengarah pada seorang pelaku berinisial FL, yang akhirnya berhasil ditangkap.
Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro mengungkapkan bahwa FL ternyata residivis kasus pembegalan.
“Pengakuan dari pelaku, dia sudah 6 kali melakukan aksi begal. Dua kali di BKT, satu kali di Cilincing, dua kali di Kwitang, dan satu kali di kawasan JIEP,” jelas Kompol Widodo.
Meski pernah dipenjara, sanksi hukum rupanya tidak membuat FL kapok. Ia kembali melakukan aksi kejahatan jalanan dengan komplotannya.
Tiga Pelaku Lain Masih Diburu
Selain FL, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi pembegalan di Cakung. Ketiganya masuk daftar pencarian orang (DPO), masing-masing berinisial AP, WH, dan satu lagi belum teridentifikasi.
Polisi juga telah mengumpulkan bukti berupa rekaman CCTV serta melakukan olah TKP untuk melacak keberadaan para pelaku.
Atas perbuatannya, FL dijerat Pasal 365 KUHP ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Aksi Begal Masih Jadi Ancaman
Kasus begal di Cakung ini menambah panjang daftar aksi kejahatan jalanan di Jakarta Timur. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat melintas di kawasan rawan begal pada jam-jam sepi.
Polisi memastikan akan terus melakukan patroli rutin dan pengejaran terhadap para pelaku begal yang masih berkeliaran.