Jakarta – Kecelakaan bus terjadi di ruas Tol Pemalang, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/10). Bus pariwisata yang mengangkut rombongan penumpang dilaporkan oleng hingga terguling di tepi jalan tol. Peristiwa ini menewaskan empat orang dan menyebabkan sepuluh lainnya mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, para korban kini menjalani perawatan di dua rumah sakit, yakni RS Siaga Medika Pemalang dan RSI Al Ikhlas Pemalang. Enam korban dirawat di RS Siaga Medika, sementara empat lainnya dirawat di RSI Al Ikhlas.
Petugas medis menyampaikan bahwa sebagian korban mengalami patah tulang di bagian tangan dan kaki akibat benturan keras. “Ada korban yang patah tulang, sebagian lagi mengalami luka di kepala dan bahu,” ujar Indra Setiawan, Humas RS Siaga Medika, saat dikonfirmasi, Sabtu malam (25/10).
Empat Korban Sudah Diperbolehkan Pulang
Sebelumnya, RS Siaga Medika menerima sepuluh korban luka dari lokasi kejadian. Namun, hingga Sabtu sore, empat korban sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan intensif. Enam orang lainnya masih dirawat karena kondisi yang belum stabil.
“Empat pasien sudah boleh pulang karena lukanya tergolong ringan. Sisanya masih kami rawat, dua di antaranya dalam pengawasan lebih lanjut,” tambah Indra.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan polisi, bus pariwisata tersebut diduga kehilangan kendali saat melaju di jalur Tol Pemalang menuju arah Semarang. Sopir diduga kurang antisipasi saat kendaraan melaju di tikungan dengan kecepatan tinggi, menyebabkan bus terguling ke sisi kiri jalan.
Petugas patroli jalan tol bersama tim medis segera mengevakuasi korban dan mensterilkan jalur agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Proses evakuasi berlangsung selama lebih dari satu jam karena posisi bus miring di bahu jalan.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kepolisian Resor Pemalang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan pengemudi atau kondisi bus yang tidak prima.
“Kami sedang memeriksa sopir cadangan dan beberapa saksi yang berada di dalam bus. Tim juga akan melakukan uji kendaraan untuk memastikan aspek teknisnya,” kata Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Dwi Santoso.
Ia menambahkan, cuaca saat kejadian juga cukup cerah, sehingga kecil kemungkinan kecelakaan disebabkan faktor lingkungan. Polisi kini menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Laboratorium Forensik Semarang.
Korban Didominasi Wisatawan
Bus yang terguling diketahui membawa rombongan wisatawan dari arah Jakarta menuju Yogyakarta. Mereka berangkat sejak dini hari dan sempat berhenti di beberapa titik sebelum melanjutkan perjalanan melalui Tol Pemalang.
Petugas kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan layanan transportasi wisata, terutama memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan sopir sebelum berangkat.
“Kami imbau agar operator bus melakukan pengecekan rutin dan tidak memaksakan sopir bekerja dalam kondisi lelah,” kata AKP Dwi.
Evakuasi Berlangsung Lancar
Proses evakuasi bangkai bus dilakukan menggunakan dua unit derek besar milik pengelola tol. Jalur sempat mengalami kemacetan sekitar 2 kilometer, namun arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 19.00 WIB.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan ulang terhadap penumpang untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat. Sementara itu, jenazah empat korban meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Pemalang untuk keperluan identifikasi.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam perjalanan jarak jauh, terutama bagi kendaraan pariwisata yang membawa banyak penumpang.